
Didalam Kitab Sri Maha Bhagavath telah dinyatakan bahwa Dewa Narayana akan bereinkarnasi di bumi sebagai Sri Krishna dan 'masuk' ke rahim Devaki Devi. Setelah Bhagawan Sri Sathya Sai Baba menyatakan, " Akulah Krishna pada jaman dulu itu," keraguan mulai muncul dalam benak seorang sarjana yang bernama Sangubhatla Rama Sarma. Dia adalah sarjana bidang sastra (Asthana Pandit) pimpinan Venkatagiri yang juga merupakan sarjanan yang cakap perihal naskah-naskah kuno dan kisah-kisah mengenai tokoh suci.
Suatu Hari dia kebetulan sedang bersama dengan Sri Bhagawan Sathya Sai Baba di mandir membicarakan masalah-masalah spiritual. Tiba-tiba dia bertanya " Swami, apakah kelahiranMu melalui proses pembuahan biasa (pravasam) ataukah melalui peristiwa kehadiran (pravesham) ?" Mendengar hal ini semua orang yang hadir terkejut dan sekaligus ingin tahu. Pertanyaan aneh apakah ini , dan kalau demikian apakah yangsebenarnya? Namun Swami tentu saja mengetahui hakekat dan arti yang mendalam dari pertanyaan itu. Beliau Kemudian menoleh kepada Ibu Nya Eswaramma yang sedang duduk dibarisan depan dan berkata, " Ceritakan kepada Rama Sarma tentang apa yang terjadi pada hari ketika Ibu menimba air di sumur."
Kemudian Easwaramma menceritakan pengalamannya. " Ketika saya sedang menimba air di sumur, saya melihat sebuah bola cahaya yang bersinar kebiru-biruan berputar-putar turun dari langit. Bola cahaya tersebut masuk ke dalam tubuh saya. Setelah itu saya tidak sadarkan diri. Setelah saya sadar kembali dengan bantuan Ibu Mertua saya saya menceritakan semua yang terjadi kepadanya. Dia menasehati saya agar tidak menceritakan hal itu kepada siapapun karena mereka pasti akan menafsirkan yang bukan-bukan dann bahkan akan menertawakannya."
Kemudian Bhagawan Sri Sathya Sai Baba menoleh kepada Rama Sarma sambil berkata, " Apakah sekarang engaku mengerti Rama Sarma? KelahiranKu bukanlah melaui pembuahan tetapi melalui peristiwa kehadiran(kedatangan).
(Sumber : Buku Thapovanam)