Baba dengan Para Sadhu di Prasanthi Nilayam
 

 

Pada sidang ke sembilan perhimpunan " Divine Live" seluruh India yang diselenggarakan di Ventagiri pada tahun 1957.  Biasanya para sekumpulan pertapa terkenal ikut diundang dalam pertemuan ini. Beberapa ketua dan sekretrais cabang " Devine Love Society " termasuk Swami Satchidananda ( Murid dari Swami Sivananda Saraswati Resikesh) kurang senang mendengar Bahwa Sathya Sai Baba ikut diundang dalam pertemuan itu, mereka mengira Baba adalah seorang penyihir dan pengkotbah yang buruk.

 

Pada hari pembukaan sidang kota tersebut penuh melimpah dengan anggota-anggota delegasi, pengunjung dan umat termasuk pula para pertapa yang datang dari berbagai tempat yang jauh seperti Rishikesh, Rajahmundry, Kalahasti dan Madras. Sebuah tandu yang dihias indah telah disiapkan oleh Raja di istana Ventagiri, tandu ini sengaja disiapkan jika pergi menuju tempat pertemuan tersebut. Ketika Baba tiba dan melihat lambang kebesaran ini, dengan sangat sopan Baba menolak kehormatan tersebut sekalipun Raja memohonnya. Baba Berkata " Ada demikian banyak para pertapa disini, Aku lebih suka berjalan bersama mereka."

 

Begitu Baba di beri kesempatan memberikan amanat dalam pertemuan tersebut, semua anggota tertegun. Swami Sadananda seorang pertapa yang termasyur memberikan selamat kepada anggota-anggota delegasi atas nasib baik mereka karena mendapatkan Baba sebagai pembingbing dalam menempuh kehidupan Ilahi. Swami Satchitanda ketika bertemu dengan Baba mengalami pengalaman yang unik dan pribadi. Baba mengetahui kehidupan Swami Satchitananda secara detail dan perkembangan spiritualnya. Ketika selesai pertemuan tersebut kedua pertapa yang termasyur tersebut mengikuti Baba ke Prasanthi NIlayam. Bahkan Baba juga sempat memberkati pertapa termasyur Guru dari Swami Satchitananda yaitu Swami Sivananda Saraswati di Rishikesh atas undangan beliau sendiri.  Selama di Rishikesh Beliau juga memberkati para pertapa dilereng pegunungan Himalaya tersebut.

 

Kejadian lain sering kita baca dan dengar bahwa ketika seseorang Devotee ikut diundang makan bersama Baba, maka Baba sendiri yang melayaninya seperti mengambilkan makanan, menawarkan bahkan sering sekali menyuapi makanan seperti seorang Ibu melayani anak-Nya.

 

 Dalam KeIlahian Beliau,  Baba tetap memberikan contoh kerendahan hati.


Buy Cialis Online Buy Zyrtec Online Buy Levaquin Online Buy Cheap Ativan Viagra Online